Pengabdian kepada Masyarakat: Optimalisasi TPS3R melalui Pelatihan Analisa Manajemen Keuangan dan Integrasi Greenhouse di Desa Manyarejo
Gresik — Mahasiswa Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) melaksanakan kegiatan analisis manajemen keuangan dan normalisasi sistem operasional TPS3R yang terintegrasi dengan greenhouse dan farming di Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.
Kegiatan yang berlangsung pada 1 Oktober hingga 31 Desember 2025 ini bertujuan meningkatkan efektivitas pengelolaan TPS3R yang selama ini masih didominasi pemilahan dan pengangkutan residu ke TPA. Melalui pendampingan teknis dan manajerial, mahasiswa mendorong perbaikan sistem pencatatan keuangan, optimalisasi pengolahan sampah, serta integrasi hasil olahan dengan sektor pertanian.
Program ini bertujuan meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi residu sampah ke TPA, serta mengembangkan model ekonomi sirkular berbasis desa.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi Manajemen Rekayasa UISI sebagai bagian dari Program MBKM Pengabdian kepada Masyarakat, dengan pendampingan dosen pembimbing lapangan.
Pihak yang terlibat dalam kegiatan ini meliputi:
- Tim mahasiswa Manajemen Rekayasa
- Dosen pembimbing
- LPPM Universitas Internasional Semen Indonesia
- Pemerintah Desa Manyarejo
- Masyarakat setempat
-
Pengelola TPS3R Desa Manyarejo
Area kegiatan meliputi unit TPS3R, rumah kompos, fasilitas maggot, serta greenhouse budidaya melon.
Berdasarkan hasil observasi awal, TPS3R Desa Manyarejo menerima sampah dari ±800 rumah tangga dengan volume residu yang masih cukup tinggi. Sebagian besar sampah belum diolah secara optimal dan masih bergantung pada pembuangan ke TPA.
Selain itu, pencatatan keuangan operasional belum dilakukan secara terstruktur, sehingga diperlukan pendampingan dalam aspek manajemen keuangan dan efisiensi biaya.
Kondisi tersebut menjadi dasar pelaksanaan program normalisasi sistem operasional dan integrasi pengolahan sampah dengan greenhouse untuk menciptakan sistem yang lebih produktif dan berkelanjutan.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan:
- Survei dan identifikasi kondisi eksisting TPS3R
- Analisa alur operasional dan struktur biaya
- Penyusunan rekomendasi perbaikan sistem
- Pendampingan pencatatan manajemen keuangan
- Optimalisasi pengolahan sampah organik menjadi kompos
- Integrasi kompos dengan greenhouse budidaya melon
- Implementasi sistem irigasi tetes otomatis
Hasil dan Capaian Kegiatan
Hasil dari kegiatan ini antara lain:
- Meningkatnya pemahaman pengelola TPS3R terhadap pencatatan keuangan terstruktur
- Optimalisasi pemanfaatan sampah organik menjadi kompos
- Integrasi sistem TPS3R dengan greenhouse budidaya melon
- Peningkatan efisiensi operasional dan potensi pengurangan residu ke TPA
- Terbangunnya model pengelolaan berbasis ekonomi sirkular
Salah satu hasil nyata dari program ini adalah berhasil dinormalisasinya greenhouse desa, yang kini digunakan untuk budidaya melon dengan sistem irigasi tetes otomatis. Sistem tersebut memungkinkan pengaturan air yang lebih efisien dan terukur, sehingga mendukung pertumbuhan tanaman secara optimal serta memanfaatkan kompos hasil pengolahan TPS3R.
Penutup
Pengelola TPS3R dan masyarakat menyambut positif kegiatan ini karena dinilai mampu meningkatkan nilai tambah sampah sekaligus membuka peluang ekonomi baru. Program ini diharapkan menjadi model pengelolaan TPS3R berkelanjutan berbasis integrasi lingkungan dan pertanian.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini menunjukkan bahwa pendekatan Manajemen Rekayasa mampu mengintegrasikan aspek teknis, operasional, dan finansial dalam sistem pengelolaan lingkungan desa.
Program ini diharapkan dapat menjadi model pengelolaan TPS3R terintegrasi yang berkelanjutan serta dapat direplikasi di wilayah lain dengan karakteristik serupa.