Gresik – Program Studi Manajemen Rekayasa Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) sukses menyelenggarakan EM (Engineering Management) Exhibition untuk pertama kalinya. Mengusung jargon penuh semangat, “Kami Ada, Kami Nyata”, acara ini menjadi momentum pembuktian kreativitas dan kompetensi mahasiswa dalam menjawab tantangan inovasi indutri dan masyarakat.

Pameran yang berlangsung selama empat hari mulai dari 19 hingga 22 Januari 2026 ini memadati area kanan Lobby Kampus B UISI. Dipandu oleh tim dari ICE Lab (Integrated Center of Engineering Laboratory), kegiatan ini dirancang sebagai wadah edukasi sekaligus ajang unjuk gigi hasil karya mahasiwa Manajemen Rekayasa kepada sivitas akademika UISI.

Mengenalkan Wajah Manajemen Rekayasa

Mengingat disiplin ilmu Manajemen Rekayasa yang tergolong masih baru dan cukup awam di telinga masyarakat Indonesia, EM Exhibition hadir sebagai media informasi dan komunikasi. Tujuan utamanya adalah memberikan gambaran visual mengenai apa yang dipelajari dan dihasilkan oleh mahasiswa Manajemen Rekayasa.

“Ini adalah kesempatan bagi teman-teman mahasiswa Manajemen Rekayasa untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam berinovasi, Harapannya nanti kami bisa melakukan pameran di luar kampus, agar masyarakat lebih mengenal Manajemen Rekayasa.” Ujar Kepala Program Studi Manajemen Rekayasa.

Antusiasme pengunjung terlihat sangat tinggi sejak hari pertama pameran berlansung. Meski merupakan gelaran perdana, visualisasi karya dan persiapan teknis dari panitia acara dan mahasiswa dinilai matang. Hal ini terbukti dari padatnya kunjungan mahasiswa lintas jurusan yang memadati setiap booth, yang ingin mengetahui tentang spesifikasi produk atau sistem yang dikembangkan.

Demo Produk dan Penilaian Interaktif

Rangkaian acara tidak hanya terbatas pada pemajangan karya. Pada tanggal 20 dan 21 Januari 2026, dilaksanakan sesi demonstrasi produk di mana pengunjung dapat melihat secara langsung cara kerja produk atau sistem karya mahasiswa. Demonstrasi juga menjelaskan secara singkat latar belakang pembuatan produk, dengan melampirkan poster di setiap booth. Menariknya proses penilaian dilakukan secara komprehensif. Kelayakan produk tidak hanya dinilai oleh dosen pembimbing, tetapi juga melibatkan seluruh dosen program studi Manajemen Rekayasa serta partisispasi aktif dari KM UISI sebagai juri tamu.

Inovasi dari Mata Kuliah

Karya yang ditampilkan merupakan buah pemikiran dari dua mata kuliah yaitu Teori Metodologi Perancangan yang terdiri dari 8 kelompok di bawah bimbingan Ibu Niswatun Faria, S.T., M.Sc. Serta mata kuliah Capstone Design terdiri dari 5 kelompok di bawah bimbingan Bapak Ir. Hadi Purwanto, M.Eng., PhD. Dari mata kuliah tersebut, melatih kemampuan analisis, riset, dan pembuatan prototype. Mahasiswa mengambangkan produk atau sistem berdasarkan analisa kebutuhan konsumen dan trend di pasar. Adapun beberapa produk inovatif yang mencuri perhatian antara lain:

  1. Soap Go: Inovasi desain tempat penyimpanan sabun kertas praktis yang dirancang khusus untuk kebutuhan traveling.
  2. Biopot: Pot ramah lingkungan yang terbuat dari kompos.
  3. Pintu UISI: Pengembangan sistem peminjaman sarana dan prasarana UISI yang memudahkan mahasiswa UISI.

Harapan Untuk Masa Depan

Keberhasilan EM Exhibition ini diharapkan menjadi awal untuk kegiatan pameran karya mahasiswa Manajemen Rekayasa di waktu mendatang dalam skala yang lebih besar. Dengan konsistensi ini, eksistensi Manajemen Rekayasa diharapkan semakin kokoh, baik di lingkup Internal UISI maupun di kancah nasioanal dan internasional.

Leave A Comment